Gaya Belajar Anak #12

Rabu ini, akhirnya bisa membersamai anak kembali melakukan aktivitas-aktivitas yang asyik. Hari ini, jurnal kegiatan anak adalah membuat firework in the jar, idenya didapat dari Sabumi Homeschooling. Caranya adalah dengan menuang air hangat sebanyak 3/4 botol kaca, lalu mencampur 3-4 sdm minyak sayur dengan pewarna makanan sebanyak 3 jenis warna, dan masing-masingnya 4 tetes. Setelahnya, campuran minyak dan pewarna dituang di botol kaca. Maka taraaaa akan ada warna-warni seperti kembang api di botol. Yah, idealnya begitu. Tapi saya gagal hahaha. Karena, seperti biasa, si kecil mencampur sesuka hati, tidak sesuai takaran sehingga bisa ditebak hasilnya ya begituu. Sayangnya tidak sempat didokumentasikan. Intinya, gaya kinestetik -lah yang masih menonjol.

#day12 #level4 #tantangan10hari #gayabelajaranak #kuliahbunsayIIP 

Iklan

Gaya Belajar Anak #11

Hari Minggu kemarin skip menulis, karena kecapekan pergi seharian 😐 Senin ini, justru sedikit yang bisa saya amati dari si kecil karena dia di daycare. Namun, kegiatan yang dilakukan hampir sama seperti hari Minggu yaitu “follow the star”. Jadi, si kecil lagi suka banget mengikuti sinar dari pantulan cerminnya yang berbentuk bintang, sambil menirukan lagu twinkle twinkle little star versi indonesia :

Kelap kelip di langit, bintang bintang bercahya

Dikau jauh dariku, bagai intan permata

Kelap kelip di langit, bintang-bintang bercahaya

Sambil menyanyi dan melihat pantulan sinar, si kecil pun bergerak mengejar pantulan sinar. Jadi, yang tampak pada aktivitas ini adalah kinestetik dan auditory.


#level4 #day11 #gayabelajaranak #tantangan10hari #kuliahbunsayIIP

Gaya Belajar Anak #10

Hari Sabtu ini, seperti weekend biasanya, kegiatan anak open aja, saya nggak nyusun jadwal seperti senin-jumat.

Hari ini si kecil bermain bersama kucing, sambil menunggui ayahnya yang sedang kerja. Jadi, sebisa mungkin saya membuatnya sibuk hingga tidak merecoki sang ayah..Tapi yaaa tetep direcoki dikit-dikit, haha. Namanya juga anak kinestetik.

Saya mengajari si kecil untuk mainan bola, sapu yang digerak-gerakkan untuk kucing, dan main donat-donatan buat dimasukkin ke ekor kucing (haha, maafkan ibu yang sedang kumat jahilnya nak… :D). Si kecil sangat antusias bermain dengan kucing, kejar-kejaran. Agak kasihan juga sama si kucing, tapi yaaa salah sendiri si kucing nekat masuk rumah lewat jendela, jadi diajak mainan deh πŸ˜€ sebagai balasannya, selesai bermain, si kucing kami beri ikan, dan dia pun bahagia. Happy ending, yey!

Untuk hari ini, gaya belajar yang menonjol adalah kinestetik dan auditory, sebab si kecil banyak bergerak, dan dia juga tetap mendengarkan instruksi saya saat bermain dengan kucing.

day10

#level4 #day10 #tantangan10hari #gayabelajaranak #kuliahbunsayIIP

Gaya Belajar Anak #9

Hari ini, si kecil dititip di daycare karena saya mau merapikan dokumentasi eksperimen sebelum kembali padat dengan urusan programming. Jadi, saya hanya mendapat laporan saja tentang kegiatan si kecil. Menurut cerita bunda pendampingnya, si kecil sudah mulai kedengaran suaranya, yakni menirukan lagu anak-anak, saat di daycare (kalau di rumah mah sudah sangat cerewet) hehe. Apakah ini sinyal bahwa si kecil sudah siap ditinggal fulltime everyday 07.30-16.00 sehingga saya bisa ikut cpns tahun ini? Wallahu’alam, tapi sayanya yang belum siap rasanya. Sebab, setiap pulang dari daycare, saya merasakan ada sedikit “gap” dengan si kecil, meski akhirnya bisa memulihkan bondingnya lagi, tapi rasanya nyesek. Huhu. Masih berharap kalau jadi dosen itu bisa fleksibel waktunya. Misalnya, bisa datang pas ngajar aja. Kalau harus belajar materi atau koreksi, saya bakal rela kok ngerjain malam-malam seperti saat ngerjain tesis atau program sekarang, asal nggak tiap hari masuk kantor. Hmm, tapi dosen pns bisa gitu nggak sih? Yah, malah jadi cerita cpns haha.

Sepulang dari daycare, si kecil langsung diajak main anak tetangga, bermain pistol-pistolan, tapi dia hanya tertarik bunyi dan warna-warni yang ada di pistol milik tetangga. Jadilah dia asyik sendiri, tanpa ikut kejar-kejaran dengan teman yang lain. Kegiatan bermain dengan anak tetangga ini berakhir dengan tantrum si kecil karena tidak mau mengembalikan pistol, dan kalau saya mencoba berempati sih, juga karena pendaman rasa kesal, kangen atau rasa yang entah karena hari itu berpisah dengan saya. Ini juga yang bikin saya masih mikir-mikir Β kalau harus kerja fulltime 8 jam selama 5 hari. Untuk hari ini, baik gaya belajar visual (memperhatikan cara membunyikan pistol mainan), auditory (menirukan lagu) dan kinestetik (praktek membunyikan pistol mainan), semuanya ada pada si kecil. Yang paling menonjol, as usual, masih tetap kinestetik πŸ™‚

day9

#level4 #day9 #tantangan10hari #gayabelajaranak #kuliahbunsayIIP

Gaya Belajar Anak #8

There is a suprise today… Pemadaman listrik di kompleks, hiks! Alhamdulillah ala kuli hal… Padahal tadinya ada rencana menitipkan si kecil ke daycare berhubung belum selesai merapikan dokumentasi eksperimen, tapi saya batalkan. Alhasil, sengsaralah kami bersama haha. Pasalnya, saya nggak bisa masak kalau listrik mati. Inilah akibat menunda-nunda beli kompor karena masih nyaman pakai magic com (soalnya, kalau bareng si kecil, lebih aman begini)

Hari ini, jurnal kegiatan si kecil adalah “spray the fire”, yang idenya diambil dari buku Rumah Main Anak karya Julia Sarah Rangkuti. Caranya adalah menyemprot gelas-gelas es krim yang sudah ditempeli gambar api. Si kecil nampaknya belum terlalu lancar memakai botol k*spray, alhasil tidak terlalu antusias, dan malah menumpuk-numpuk gelas es krim-nya (seperti biasa, mainnya suka-suka dia aja!).

spray the fire

memadamkan api

Kegiatan selanjutnya adalah membuat sayap burung dari kardus bekas kemasan makanan. saya memintanya menempel potongan kertas HVS sebagai bulu, tetapi si kecil justru lebih antusias bermain lem, hingga lemnya habis tak bersisa selama sang ibu khusyuk mengguntingi kertas HVS sebagai bulu -_- Kegiatan tempel-tempel sayap ini lumayan menguras tenaga ternyata… Efek mati lampu pun bikin gerah, jadi saya prefer main di luar dengan si kecil. Sayap burung ini pun baru kelar sore hari. Setelah saya tempelkan di punggungnya, si kecil pun saya ajak foto-foto dengan kamera, dilanjut cari makan di luar. Iyaaaa, Β makan siangnya super telat karena siangnya hujan, cuma diganjal pakai roti tawar. Betapa listrik itu kebutuhan primer…. (bagi sang pengguna magic com hehe). Well, hari yang cukup melelahkan… Listrik baru nyala menjelang Maghrib… Alhamdulillah, akhirnya nggak perlu pakai lilin πŸ™‚

sayap burung

ada burung keciiil πŸ˜€

Kesimpulan hari ini, kinestetik-lah yang lebih mendominasi gaya belajar si kecil.

day8

#level4 #day8 #gayabelajaranak #tantangan10hari #kuliahbunsayIIP

Gaya Belajar anak #7

hari ini si kecil belajar tentang berbagai macam ekspresi seperti senang, takut, marah dan sedih menggunakan stik es krim yang ditempelin kertas hvs bergambar emoji tersebut. si kecil bisa menyebutkan dengan baik macam-macam ekspresi itu. Dia juha belajar lagu tentang ekspresi yakni : 

kalau kau sedang senang kau tertawa. 

kalau kau sedang sedih kau menangis

kalau kau sedang takut kau bisa berkeringat

kalau kau sedang marah kau cemberut. huh huh

Selama kegiatan, si kecil tampak antusias sambil menari-nari. Jadi hari ini semua gaya belajar nampak. Baik visual, auditory maupun kinestetik.

#level4 #day7 #tantangan10hari #kuliahbunsayIIP #gayabelajaranak

Gaya Belajar Anak #6

Si anak kinestetik kembali lagi! Hari ini, jurnal kegiatan si kecil adalah bermain tetesan warna, yakni meneteskan pewarna secara berurutan: pink, oranye, hijau pada pola yang disediakan sehingga nanti terbentuk pelangi (Ide main diambil dari buku Rumah Main Anak  karya Julia Sarah Rangkuti). Nah, si anak kinestetik ini tidak mau mengikuti instruksi, dan justru asyik mencampur pewarna dari wadah satu ke wadah lain. Jadi malah bermain tuang-tuangan -.- 

dan beginilah hasilnya :’)

Kegiatan selanjutnya adalah pretend play “bertamu” menggunakan boneka-boneka sambil bercerita ttg adab bertamu, yakni : Mengucap salam, tidak boleh mengintip, mengetuk pintu dengan ketukan pintu yang tak mengganggu, serta menjawab jelas ketika ditanya siapa. Anaknya ndengerin sih πŸ™‚

Jadi hari ini, kinestetik yang menonjol, disusul auditory πŸ™‚

#level4 #day6 #kuliahbunsayIIP #tantangan10hari #gayabelajaranak